 |
 |
 |
 |
|
 |
 |
|
 |
|
|
![KLUB [CERIA] APOKALIP](/webzine/aset/asetsite/asetgambar/project1.jpg)
KLUB APOKALIP www.klub.apokalip.com
Klub Apokalip merupakan media interaksi berbasis internet yang dikelola oleh Apokalip webzine. Ini forum untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab di antara redaksi, kontributor, teman, sahabat, dan pengunjung setia Apokalip.com. Semacam channel bebas buat semua mahluk hidup yang punya passion terhadap aktifitas Apokalip dan dunia musik, kultur, gaya hidup, olahraga, sains, tehnologi, atau apapun juga. Bicara apa saja, bebas. Di sini akan penuh kejutan dan perbincangan. Gabung sekarang juga!
|
|
| 
APOKALIP STRONG MERCHANDISE www.strongmerch.apokalip.com
Apokalip Strong Merch adalah lisensi resmi untuk setiap produk merchandise yang dirilis oleh Apokalip dan pihak rekanannya. Sebagian memang dijual dan beredar di pasaran, tetapi ada juga tidak beredar secara bebas. Di halaman ini akan ditampilkan setiap produk lengkap dengan deskripsi serta segala kisah di balik karya desain, proses produksi, dan nilai-nilai yang ada. Yah, merchandise Apokalip memang selalu unik, konseptual, dan eksklusif. Stay strong & wrong. Always dangerous & gorgeous!...
|
|
| 
RELOADYOURSTEREO www.rys.apokalip.com
ReloadYourStereo merupakan sebuah projekt dari Apokalip.com untuk merilis album rekaman secara digital serta disebarkan secara cuma-cuma [free-download] melalui jaringan internet untuk kepentingan promosi dan dokumentasi karya musik. Slogan kami adalah Global Music Revelation, dengan kata kunci ; internet, digital, mp3, free download, creative-common license, full lyrics & artworks, file-sharing, usb flashdisk, nero express, and burn it down.
|
|
|
| |
 |
|
 |
Apokalip Projekt
|
 |
 |

Profil singkat tentang band-band yang sedang panas dan happening dari dalam serta luar negeri. Ini semacam 'Band To Watch' lah, yang tentunya musti segera anda antisipasi!...
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
|
LINE UP Lutfi [vokal], Agra [drum], Andika [bass], Gelar [gitar]
SOUNDLIKES From hardcore to [death] metal, then playing more melodic. Siklus musik yang mulai umum terjadi pada beberapa band cadas domestik akhir-akhir ini. Titikkoma memainkan slide-slide gitar dalam riff yang gahar nan harmonis. Dibantu deru bass-drum yang menawarkan epik kemegahan musik metal, dan juga suara vokal growling yang berat. Faces the new Surabaya's aggressive metal baby-boom!...
SHORT STORY Titikkoma terlahir di kota Surabaya pada tahun 2005. Awalnya mereka memainkan genre hardcore/metal yang ter-influence oleh Caliban dan As I lay Dying. Seiring berjalannya waktu, konsep musik mereka bergeser lebih brutal menjadi death metal mulai awal tahun 2006. Pada akhir tahun itu pula konsep musik Titikkoma menyentuh nada-nada melodic death metal dengan influence utama The Black Dahlia Murder. Nama 'Titikkoma' merupakan intrepretasi bebas dari kematian. Sebagian orang ada yang percaya bahwa kematian itu ibarat sebuah titik, di mana kematian merupakan akhir dari segalanya, dan tidak ada apa-apa setelah kematian. Sedangkan sebagian yang lain juga percaya bahwa kematian seperti sebuah koma, yaitu merupakan sebuah pintu untuk menuju kehidupan yang lain. Sejak berdiri, band ini sudah mulai menulis sejumlah lagu dan merilis beberapa karya rekaman. Band yang tergabung dalam God Logic Management ini telah mencatat sejumlah diskografi antara lain My Secret Sin EP [2005], Fuddy Duddies Compilation [2008], Surabaya Compilation [2008], dan Brutal Disaster #6 [2010]. Aksi panggung mereka sudah kerap bisa ditemui dalam beberapa gigs cadas di kota Surabaya, Malang, dan sejumlah daerah lainnya. Pada tahun 2008 yang lalu mereka sempat merilis album penuh yang berjudul Recode The Revelation melalui label Premature Records. Album ini berisi sembilan lagu yang merangkum proses bermusik mereka selama tiga tahun terakhir, 2005-2008. Saat ini, sepertinya mereka sedang menulis materi musik berikutnya...
Selengkapnya..
|
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
|
LINE UP Tommy [lead vocals], Rizki [guitar/vocals], Pede [guitars/vocals/piano], Dimas [bass], Ichal [drums].
SOUNDLIKES Musiknya sering dianggap berada di ambang batas antara metalcore dan melodic death metal. Berat, tapi cukup luwes, setidaknya. Kumpulan komposisi metal yang solid dan bertenaga. Bayangkan bagaimana jika Lamb of God besar di kota Gothenburg [Swedia], atau misalnya In Flames baru dilahirkan pada era tahun 2000-an.
SHORT STORY Band asal kota Malang ini terbentuk pada pertengahan tahun 2007 oleh Tommy, Rizki, Pede, Dimas, dan Ichal. Innersig baru merilis album perdana bertitel Have A Nice Death [Magition Records] pada akhir tahun 2009 yang lalu. Mereka mengaku, judul yang diambil itu merujuk pada makna 'titik akhir yang indah dalam kehidupan kelam'. Sementara eksekusi cerita tentang indahnya kematian tergambar dalam plot balas dendam seorang wanita yang tertusuk sebilah samurai dari belakang hingga menembus jantungnya, dan darah segar yang mengalir di lantai, merupakan gambaran ilustrasi yang termuat di kemasan sampul album tersebut. Album yang berisi total 12 track itu direkam di studio Nada Musika [Malang] oleh enginner Satrio Hutomo a.k.a Ayok SF dalam beberapa shift yang singkat. Namun hasilnya tidak bisa dikatakan minimal. Sebagai band anyar, skill dan kreatifitas mereka dalam merekam musiknya masih patut dipuji. Di lagu March To Glory, mereka juga sempat dibantu oleh vokalis Screaming Factor, Novi Andryanto. Respon yang diterima atas albumnya juga tidak sedikit dan cenderung positif. Innersig sudah sering tampil di kotanya, bahkan hingga merambah panggung cadas di pulau Bali dan Jakarta. Hari ini Innersig telah mencapai status sebagai salah satu potensi metal yang menjanjikan dari daratan kota Malang, dan perjalanan karir mereka masih akan terus berlanjut...
Selengkapnya..
|
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
|
LINE UP Rully Shabara Herman [vokal, jembe], Bhakti Prasetyo [bass, mandolin, ukulele], Ramberto Agozalie [drum], Dimas Budi Satya [drum].
SOUNDLIKES Meramu berbagai varian rock, punk, noise, hingga etnik-tradisional dalam sebuah karya crossover yang paling unik di nusantara. Mencampur wacana filsafat dan seni dalam bunyi-bunyian yang tidak bisa dikatakan nyaman lagi. Eksperimen khas Jogja yang tegas menyentuh sisi kontemporer. Begitu meriah dan bercampuran seperti halnya Nasi Gudeg yang juga memiliki domisili yang sama dengan mereka...
SHORT STORY Zoo sudah merupakan proyek yang dirancang di tahun 2004 dan akhirnya berhasil terwujud satu tahun sesudahnya. Melakukan persilangan kontras antara beragam musik yang kemudian dibalut dengan eksplorasi suara dan bermacam unsur yang dianggap perlu. Dari musik rock hingga tradisional. Tema yang mendasari penciptaan lirik-lirik lagu Zoo berkisar tentang peradaban modern, kesempurnaan sekaligus ketakutan manusia, kemerosotan akar-akar kebudayaan akibat modernisasi, juga beberapa tema yang berusaha membangkitkan kesadaran akan pentingnya keberanian dan kelaki-lakian. Di antara band noise-rock yang pernah hadir di Jogja, Zoo menawarkan sebuah ramuan yang cukup signifikan. Dari awal penampilan sebelumnya yang sangat noise dan eksperimental lalu menuju struktur yang lebih berpola pada math-rock hingga kemudian 'pencerahan' merasuk melalui konsep musik tradisional - baik instrumen, pencitraan, wacana, performa, hingga konten dalam syair lagu-lagunya...
Selengkapnya..
|
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
|
WRONG MEN Kucing [vokal], Hendi [gitar], Sutik [bass], Trek [gitar], dan Seto [drum].
WRONG MUSIC Memaknai tradisi musik dari band-band old school New York Hardcore seperti Agnostic Front, 25 Ta Life dan Warzone, yang diramu dengan pengaruh European Hardcore seperti Discipline dan Brightside. Mereka juga mendapat pengaruh dari jenis musik Oi!, punk, thrash metal, bahkan death metal. Semuanya di-mix jadi satu sesuai jiwa dan karakter sendiri - yang akhirnya mereka namai style musik itu sebagai Yogyakarta Hardcore!...
WRONG STORY Band ini terbentuk pada tanggal 02 September 1997 di Yogyakarta, dengan formasi awal ; Latu [vocal], Wowok [vocal], Hendi [gitar], Sutik [bass], dan Karel [drum]. Pada tahun 1998, Something Wrong ikut dalam kompilasi Yogyakarta United Underground bersama band-band underground dari berbagai aliran yang berada di Yogyakarta. Tetapi beberapa bulan setelah dirilisnya album kompilasi ini, kedua vokalisnya mengundurkan diri, dan posisinya digantikan oleh Kucing. Sejak awal terbentuk, dalam aksi pentasnya Hendi dkk sudah membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri - di samping lagu kover dari band hardcore favorit mereka. Pada bulan Oktober 1999, Something Wrong masuk studio untuk merekam 8 lagu sebagai demo tape. Pada tanggal 06 Maret 2000 Something Wrong harus kehilangan pemain drum mereka, Karel, karena meninggal dunia. Untuk mengenang Karel, lagu-lagu yang direkam pada bulan Oktober 1999 itu dirilis dengan titel Demo '99. Rilisan itu dicetak kurang lebih 300 kopi dan diedarkan secara independen. Setelah Karel meninggal, posisi drum digantikan oleh Seto. Tiga tahun setelah album pertama dirilis, yaitu pada bulan Maret 2003, Hendi dkk kembali masuk studio untuk merekam lagu-lagunya sebagai materi album kedua. Album kedua itu bertitel Get Off My Back dan dirilis pertama kali pada bulan Juli 2003 oleh Napi Records [Bandung]. Tema lirik di album kedua ini tidak jauh berbeda dengan album pertama, yaitu tentang persaudaraan, kebersamaan, scene, protes sosial, hubungan manusia dengan alamnya, serta masalah-masalah sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dalam eksistensi yang sudah tidak singkat lagi, mereka menyatakan kembali aktif di peta musik keras negeri ini...
Selengkapnya..
|
|
 |
 |
 |
 |
|
|
|
|
LINE UP M'beng [throat], Fery [guitar], Die [guitar], Antou Irene [bass], Boim [drum].
SOUNDLIKE Meramu lagu-lagu bertemakan jalinan asmara yang sedang dibawakan secara macho, buram dan gelap. Sound yang berat dan kocokan riff metal. Mungkin lebih kepada corak metalcore, dengan bumbu emo di sana-sini. Agar tampak melankoli di balik dandanan gelap dan sosok macho serta geliat distorsi musik mereka.
SHORT STORY Fist Of Therapy [F.O.T] terbentuk di Jakarta sekitar pertengahan tahun 1997, dengan line-up awal terdiri dari dua orang yaitu M'beng [throat] dan Fery [guitar]. F.O.T pertama kali terbentuk sebagai band modern hardcore, karena waktu itu F.O.T sangat terinfluens dengan 'hero hardcore band' seperti Strife dan Snapcase. F.O.T terus eksis karena adanya beberapa teman yang mengisi kekosongan posisi sebagai additional player. Pendewasaan bermusik yang telah dialami, juga berimbas dalam proses penciptaan musik dan lirik F.OT, yang saat ini lebih bertemakan cinta namun dalam konteks yang buram dan gelap, seperti yang kebanyakan diusung oleh band-band metalcore. Di tengah kesibukannya proses pembuatan full length album, F.O.T mendapat kesempatan untuk bergabung dalam catalog album kompilasi dengan titel Revolution Of Sounds yang dirilis oleh sony BMG [2005] dan kompilasi Asian-European Indie Today oleh Sampah Project Records [2007]. Ini bisa dikatakan sebagai pencapaian terbaik dari perjalanan bermusik F.O.T, karena di kompilasi terakhir, singel Falling In Lost beredar di 4 negara di kawasan Eropa Timur dan 4 negara di kawasan Asia. Full length album F.O.T yang bertitel Romantic Love In Melancholy sudah beredar secara gratis melalui bonus majalah Ripple.
Selengkapnya..
|
|
 |
 |
Halaman:
1 2 3 4 5 6
Selanjutnya
|
Ke atas..
|
 |
|
 |
|
|
 |
   |
 |
|
 |
 |
 |
|