BRUTAL TRUTH
Evolution Through Revolution
Relapse Records
Evolution Through Revolution adalah album ke-enam dari salah satu band grindcore papan atas, Brutal Truth. Apalagi setelah mereka bubar di akhir tahun 90-an, tentunya comeback mereka membuat ekspektasi fans lebih besar. Belum lagi dua belas tahun sejak dirilis album masterpiece mereka,
Sounds of The Animal Kingdom, yang sepertinya susah untuk dikejar. Walaupun mereka memang reuni, tapi ada personil yang tidak lagi bergabung. Gitaris Gurn digantikan oleh Erik Burke [Kalibas, Sulaco]. Sisanya tetap Kevin Sharp [vocal], Dan Lilker [bass], serta Rick Hoak [drum]. Berisi duapuluh lagu, album ini dibuka tanpa basa basi dengan gempuran gitar Burke, dan langsung diserang ledakan semua instrumen di
Sugardaddy. Lagu-lagu brutal dan intens seperti
Daydreamer, Semi-Automatic Carnation, dan
Humpty Finance juga merupakan track-track terbaik di sini. Brutal Truth bahkan mengurangi tempo di lagu
Detatched, cukup sludgy juga di lagu
Get A Therapist Spare The World. Sementara
Branded adalah track klasik [dan sebenarnya cukup basi] ala grindcore, dengan durasi tujuh detik. Dalam kerangka grindcore, adalah sulit untuk membuat lagu-lagu bagus tanpa jatuh ke monotonitas. Sayangnya,
Evolution Through Revolution jatuh menjadi monoton: tiap lagu memang brutal dan straight forward grindcore, tapi ketika didengarkan menjadi satu album, menjadi cepat membosankan. Somehow, songwriting yang nakal tidak lagi menjadi utama di sini, mungkin hanya romantisme dan keinginan membuat lagu yang intens, brutal, seperti grindcore pada umumnya. Sementara kalau dibandingkan dengan rilisan terakhir, justru bagian-bagian eksperimental dan juga southern sound-nya yang membuat Brutal Truth mampu membawa grindcore ke level baru. Juga, sepertinya sound gitar Burke ternyata cukup mengganggu karena di-set apa ya, terlalu treble mungkin? Agak mengurangi kenikmatan untuk sebuah album grindcore yang intens.
Evolution Through Revolution tidak terlalu buruk, tapi juga tidak istimewa. Hanya saja ketika Brutal Truth yang pernah berbicara dan selalu berkembang secara musikalnya. Album ini akan bagus kalau dinikmati setengah album saja. Atau, pilih secara acak sepuluh lagu. But the good thing is, Brutal Truth sudah kembali, berarti ada kesempatan bagi mereka untuk datang dan perform di Indonesia.
[arian13]