CADILLAC RECORDS
Sutradara ; Darnell Martin
Pemain ; Adrien Brody, Jeffrey Wright, Mos Def, Beyonce, etc.
Pada tahun 1941-1958, ketika sisa-sisa rasisme di Amerika masih mencuat. Leonard Chess [Adrien Brody], produser rekaman dan pemilik sebuah klub kecil di Chicago ingin membuktikan ke calon mertua bahwa bisnisnya baik untuk masa depan dan membelikan calon istrinya kelak sebuah mobil Cadillac yang merupakan barang mewah kala itu. Sedangkan Muddy Waters [Jeffrey Wright] adalah buruh ladang di Mississipi yang pandai bermain gitar dan bernyanyi. Ketika sedang bekerja, Muddy kedatangan dua orang yang ingin melihat bakatnya dalam bermain gitar dan bernyanyi untuk direkam. Muddy mendapat nasehat kalau bakatnya itu akan membuatnya terkenal dan kaya. Akhirnya Muddy merantau ke Chicago. Di sana Muddy menjadi pengamen jalanan, dan ketika dia sedang berjalan-jalan, ia melihat seorang pemain gitar dan seorang lagi pemain harmonika bernama Little Walter [Columbus Short] yang selalu membawa pistol ke mana-mana. Ketika Muddy mengajak Little Walter untuk bermain musik bersama, terjadi kecocokan di antara keduanya. Mereka kemudian mengikuti audisi di klub milik Leonard Chess. Meskipun terjadi sedikit keributan, keesokan harinya Muddy mendapat tawaran dari Leonard untuk merekam suaranya. Lagu
I Can't Be Satisfied menjadi singel pertamanya. Ketika lagu itu diedarkan di radio dan menjadi hits, Muddy semakin terkenal dan mendapat sebuah mobil Cadillac dari Leonard. Suatu malam, klub Leonard terbakar dan dia terpaksa mencari tempat baru untuk dijadikan sebuah studio rekaman bernama Chess Records. Chess Records langsung menjadi studio terbaik di Chicago. Di sana Little Walter juga merekam singel pertamanya yang langsung menjadi hits di radio-radio hingga ia mendapat hadiah mobil Cadillac pula. Selanjutnya Chess Records sempat merekrut Howlin' Wolf [Eamon Walker]. Di sebuah klub akan ada pertunjukan dari seorang penyanyi bernama Chuck Berry [Mos Def]. Namun ketika Chuck Berry datang, pemilik klub tidak percaya dan langsung menolak mentah-mentah ketika tahu kalau yang datang seorang Chuck berry yang berkulit hitam. Saat Little Walter datang ke Chess Records dengan mobil Cadillac tak berpintu, ia langsung dicurigai polisi dan dihajar meski ia sudah mengaku sebagai artis dan itu memang mobilnya. Leonard dan Muddy lalu mengaudisi Chuck berry dan mereka langsung tertarik dengan musiknya yang cukup berbeda pada waktu itu. Chuck Berry langsung merekam album dan rock 'n roll sukses merajai radio-radio di Amerika. Nama Chuck Berry langsung naik daun. Meski saat manggung di sebuah kota Chuck terpaksa tidur di mobil karena semua hotel hanya menerima tamu kulit putih saja. Leonard Chess kemudian mengaudisi Etta James [Beyonce Knowles] seorang penyanyi dengan masalah pribadi yang rumit. Saat Chuck Berry di penjara, Etta James langsung dikontrak oleh Chess Records. Ketika datang kembali ke label tersebut, Muddy Waters disapa oleh lima anak muda yang mengaku kalau mereka adalah fans berat Muddy dan menamai band mereka dengan salah satu judul lagunya. Kelima anak muda itu menamakan band mereka Rolling Stones. Setelah itu mulai banyak masalah yang terjadi di keluarga besar Chess Records. Leonard Chess tiba-tiba dipukuli orang tak dikenal. Little Walter juga dipukuli orang karena masalah judi dan meninggal ketika sampai di rumah. Saat itu nama Elvis Priesley tiba-tiba terkenal di mana-mana dan membuat Chuck Berry heran. Ketika Leonard pulang dari kantornya, tiba-tiba saja ia terkena serangan jantung dan meninggal. Akhirnya Muddy Waters pulang ke Mississipi dan memutuskan untuk meneruskan bisnis rekaman serta memproduseri musik rhytm 'n blues, rock 'n roll dan hip hop. Film ini juga dihiasi lagu-lagu hits dari Muddy Waters, Little Walter, hingga Chuck Berry. Klasik!...
[Edi Boy]