<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1" ?>
<rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>
<channel>

<title>www.apokalip.com</title>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/index.php</link>
<description>www.apokalip.com</description>
<language>id</language>
<generator>Apokalip 1.1.1</generator>

<item>
<title>TITIKKOMA</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-titikoma-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP &lt;/strong&gt;Lutfi [vokal], Agra [drum], Andika [bass], Gelar [gitar]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;SOUNDLIKES &lt;/strong&gt;From hardcore to [death] metal, then playing more melodic. Siklus musik yang mulai umum terjadi pada beberapa band cadas domestik akhir-akhir ini. Titikkoma memainkan slide-slide gitar dalam riff yang gahar nan harmonis. Dibantu deru bass-drum yang menawarkan epik kemegahan musik metal, dan juga suara vokal growling yang berat. Faces the new Surabaya's aggressive metal baby-boom!... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;SHORT STORY&lt;/strong&gt; Titikkoma terlahir di kota Surabaya pada tahun 2005. Awalnya mereka memainkan genre hardcore/metal yang ter-influence oleh Caliban dan As I lay Dying. Seiring berjalannya waktu, konsep musik mereka bergeser lebih brutal menjadi death metal mulai awal tahun 2006. Pada akhir tahun itu pula konsep musik Titikkoma menyentuh nada-nada melodic death metal dengan influence utama The Black Dahlia Murder. Nama 'Titikkoma' merupakan intrepretasi bebas dari kematian. Sebagian orang ada yang percaya bahwa kematian itu ibarat sebuah titik, di mana kematian merupakan akhir dari segalanya, dan tidak ada apa-apa setelah kematian. Sedangkan sebagian yang lain juga percaya bahwa kematian seperti sebuah koma, yaitu merupakan sebuah pintu untuk menuju kehidupan yang lain. Sejak berdiri, band ini sudah mulai menulis sejumlah lagu dan merilis beberapa karya rekaman. Band yang tergabung dalam God Logic Management ini telah mencatat sejumlah diskografi antara lain &lt;i&gt;My Secret Sin&lt;/i&gt; EP [2005], &lt;i&gt;Fuddy Duddies Compilation&lt;/i&gt; [2008], &lt;i&gt;Surabaya Compilation&lt;/i&gt; [2008], dan &lt;i&gt;Brutal Disaster #6&lt;/i&gt; [2010]. Aksi panggung mereka sudah kerap bisa ditemui dalam beberapa gigs cadas di kota Surabaya, Malang, dan sejumlah daerah lainnya. Pada tahun 2008 yang lalu mereka sempat merilis album penuh yang berjudul &lt;i&gt;Recode The Revelation&lt;/i&gt; melalui label Premature Records. Album ini berisi sembilan lagu yang merangkum proses bermusik mereka selama tiga tahun terakhir, 2005-2008. Saat ini, sepertinya mereka sedang menulis materi musik berikutnya...</description>
<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 00:51:34 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/titikkoma-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/titikkoma-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>INNERSIG</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-innersig1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP &lt;/strong&gt;Tommy [lead vocals], Rizki [guitar/vocals], Pede [guitars/vocals/piano], Dimas [bass], Ichal [drums].&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKES &lt;/b&gt;Musiknya sering dianggap berada di ambang batas antara metalcore dan melodic death metal. Berat, tapi cukup luwes, setidaknya. Kumpulan komposisi metal yang solid dan bertenaga. Bayangkan bagaimana jika Lamb of God besar di kota Gothenburg [Swedia], atau misalnya In Flames baru dilahirkan pada era tahun 2000-an. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SHORT STORY&lt;/b&gt; Band asal kota Malang ini terbentuk pada pertengahan tahun 2007 oleh Tommy, Rizki, Pede, Dimas, dan Ichal. Innersig baru merilis album perdana bertitel &lt;i&gt;Have A Nice Death&lt;/i&gt; [Magition Records] pada akhir tahun 2009 yang lalu. Mereka mengaku, judul yang diambil itu merujuk pada makna 'titik akhir yang indah dalam kehidupan kelam'. Sementara eksekusi cerita tentang indahnya kematian tergambar dalam plot balas dendam seorang wanita yang tertusuk sebilah samurai dari belakang hingga menembus jantungnya, dan darah segar yang mengalir di lantai, merupakan gambaran ilustrasi yang termuat di kemasan sampul album tersebut. Album yang berisi total 12 track itu direkam di studio Nada Musika [Malang] oleh enginner Satrio Hutomo a.k.a Ayok SF dalam beberapa shift yang singkat. Namun hasilnya tidak bisa dikatakan minimal. Sebagai band anyar, skill dan kreatifitas mereka dalam merekam musiknya masih patut dipuji. Di lagu &lt;i&gt;March To Glory&lt;/i&gt;, mereka juga sempat dibantu oleh vokalis Screaming Factor, Novi Andryanto. Respon yang diterima atas albumnya juga tidak sedikit dan cenderung positif. Innersig sudah sering tampil di kotanya, bahkan hingga merambah panggung cadas di pulau Bali dan Jakarta. Hari ini Innersig telah mencapai status sebagai salah satu potensi metal yang menjanjikan dari daratan kota Malang, dan perjalanan karir mereka masih akan terus berlanjut...</description>
<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 11:55:13 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/innersig-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/innersig-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>ZOO</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-zoo-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP &lt;/strong&gt;Rully Shabara Herman [vokal, jembe], Bhakti Prasetyo [bass, mandolin, ukulele], Ramberto Agozalie [drum], Dimas Budi Satya [drum].&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKES &lt;/b&gt;Meramu&lt;b&gt; &lt;/b&gt;berbagai varian rock, punk, noise, hingga etnik-tradisional dalam sebuah karya crossover yang paling unik di nusantara. Mencampur wacana filsafat dan seni dalam bunyi-bunyian yang tidak bisa dikatakan nyaman lagi. Eksperimen khas Jogja yang tegas menyentuh sisi kontemporer. Begitu meriah dan bercampuran seperti halnya Nasi Gudeg yang juga memiliki domisili yang sama dengan mereka... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SHORT STORY&lt;/b&gt; Zoo sudah merupakan proyek yang dirancang di tahun 2004 dan akhirnya berhasil terwujud satu tahun sesudahnya. Melakukan persilangan kontras antara beragam musik yang kemudian dibalut dengan eksplorasi suara dan bermacam unsur yang dianggap perlu. Dari musik rock hingga tradisional. Tema yang mendasari penciptaan lirik-lirik lagu Zoo berkisar tentang peradaban modern, kesempurnaan sekaligus ketakutan manusia, kemerosotan akar-akar kebudayaan akibat modernisasi, juga beberapa tema yang berusaha membangkitkan kesadaran akan pentingnya keberanian dan kelaki-lakian. Di antara band noise-rock yang pernah hadir di Jogja, Zoo menawarkan sebuah ramuan yang cukup signifikan. Dari awal penampilan sebelumnya yang sangat noise dan eksperimental lalu menuju struktur yang lebih berpola pada math-rock hingga kemudian 'pencerahan' merasuk melalui konsep musik tradisional - baik instrumen, pencitraan, wacana, performa, hingga konten dalam syair lagu-lagunya...</description>
<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 00:15:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/zoo-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/zoo-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>SOMETHING WRONG</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-wrong-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;WRONG MEN &lt;/strong&gt;Kucing [vokal], Hendi [gitar], Sutik [bass], Trek [gitar], dan Seto [drum].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;WRONG MUSIC &lt;/b&gt;Memaknai tradisi musik dari band-band old school New York Hardcore seperti Agnostic Front, 25 Ta Life dan Warzone, yang diramu dengan pengaruh European Hardcore seperti Discipline dan Brightside. Mereka juga mendapat pengaruh dari jenis musik Oi!, punk, thrash metal, bahkan death metal. Semuanya di-mix jadi satu sesuai jiwa dan karakter sendiri - yang akhirnya mereka namai style musik itu sebagai Yogyakarta Hardcore!...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;WRONG STORY&lt;/b&gt; Band ini terbentuk pada tanggal 02 September 1997 di Yogyakarta, dengan formasi awal ; Latu [vocal], Wowok [vocal], Hendi [gitar], Sutik [bass], dan Karel [drum]. Pada tahun 1998, Something Wrong ikut dalam kompilasi &lt;i&gt;Yogyakarta United Underground&lt;/i&gt; bersama band-band underground dari berbagai aliran yang berada di Yogyakarta. Tetapi beberapa bulan setelah dirilisnya album kompilasi ini, kedua vokalisnya mengundurkan diri, dan posisinya digantikan oleh Kucing. Sejak awal terbentuk, dalam aksi pentasnya Hendi dkk sudah membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri - di samping lagu kover dari band hardcore favorit mereka. Pada bulan Oktober 1999, Something Wrong masuk studio untuk merekam 8 lagu sebagai demo tape. Pada tanggal 06 Maret 2000 Something Wrong harus kehilangan pemain drum mereka, Karel, karena meninggal dunia. Untuk mengenang Karel, lagu-lagu yang direkam pada bulan Oktober 1999 itu dirilis dengan titel &lt;i&gt;Demo '99&lt;/i&gt;. Rilisan itu dicetak kurang lebih 300 kopi dan diedarkan secara independen. Setelah Karel meninggal, posisi drum digantikan oleh Seto. Tiga tahun setelah album pertama dirilis, yaitu pada bulan Maret 2003, Hendi dkk kembali masuk studio untuk merekam lagu-lagunya sebagai materi album kedua. Album kedua itu bertitel &lt;i&gt;Get Off My Back&lt;/i&gt; dan dirilis pertama kali pada bulan Juli 2003 oleh Napi Records [Bandung]. Tema lirik di album kedua ini tidak jauh berbeda dengan album pertama, yaitu tentang persaudaraan, kebersamaan, scene, protes sosial, hubungan manusia dengan alamnya, serta masalah-masalah sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dalam eksistensi yang sudah tidak singkat lagi, mereka menyatakan kembali aktif di peta musik keras negeri ini...</description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 20:53:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/something-wrong-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/something-wrong-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>FIST OF THERAPY</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-fot-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP&lt;/strong&gt; M'beng [throat], Fery [guitar], Die [guitar], Antou Irene [bass], Boim [drum].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKE&lt;/b&gt; Meramu lagu-lagu bertemakan jalinan asmara yang sedang dibawakan secara macho, buram dan gelap. Sound yang berat dan kocokan riff metal. Mungkin lebih kepada corak metalcore, dengan bumbu emo di sana-sini. Agar tampak melankoli di balik dandanan gelap dan sosok macho serta geliat distorsi musik mereka. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SHORT STORY&lt;/b&gt; Fist Of Therapy [F.O.T] terbentuk di Jakarta sekitar pertengahan tahun 1997, dengan line-up awal terdiri dari dua orang yaitu M'beng [throat] dan Fery [guitar]. F.O.T pertama kali terbentuk sebagai band modern hardcore, karena waktu itu F.O.T sangat terinfluens dengan 'hero hardcore band' seperti Strife dan Snapcase. F.O.T terus eksis karena adanya beberapa teman yang mengisi kekosongan posisi sebagai additional player. Pendewasaan bermusik yang telah dialami, juga berimbas dalam proses penciptaan musik dan lirik F.OT, yang saat ini lebih bertemakan cinta namun dalam konteks yang buram dan gelap, seperti yang kebanyakan diusung oleh band-band metalcore. Di tengah kesibukannya proses pembuatan full length album, F.O.T mendapat kesempatan untuk bergabung dalam catalog album kompilasi dengan titel &lt;i&gt;Revolution Of Sounds&lt;/i&gt; yang dirilis oleh sony BMG [2005] dan kompilasi &lt;i&gt;Asian-European Indie Today&lt;/i&gt; oleh Sampah Project Records [2007]. Ini bisa dikatakan sebagai pencapaian terbaik dari perjalanan bermusik F.O.T, karena di kompilasi terakhir, singel &lt;i&gt;Falling In Lost&lt;/i&gt; beredar di 4 negara di kawasan Eropa Timur dan 4 negara di kawasan Asia. Full length album F.O.T yang bertitel &lt;i&gt;Romantic Love In Melancholy&lt;/i&gt; sudah beredar secara gratis melalui bonus majalah Ripple.</description>
<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 22:47:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/fist-of-therapy-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/fist-of-therapy-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>BITE</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-bite-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP&lt;/strong&gt; Rebecca Theodora [vocal], Alexander Kaunang [bass], Dee Dee Laz [gitar], Harry K [drums].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKE&lt;/b&gt; Female-fronted twee-pop/indie-rock band dengan girlie-cutie vocal. Cerdik mengumbar irama catchy dan lirik kritis-satirikal tentang keadaan sosial di sekitarnya dengan dibalut oleh kata-kata simpel yang mudah dicerna. If you think music can't bite, you should hear Bite!...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SHORT STORY&lt;/b&gt; Bite adalah band baru yang dibentuk oleh orang-orang lama di scene musik indie Jakarta pada tanggal 1 Mei 2008. Band ini diperkuat oleh Rebecca Theodora [vocals] yang pernah tergabung di beberapa band lokal keren seperti The Upstairs, Goodnight Electric, Rumah Sakit dan Straight Out. Lalu ada Alexander Kaunang [bass] dari Jakarta post-hardcore hero, Fall. Selain itu Alex juga pernah bermain di salah satu monster hardcore Jakarta, Burning Inside. Di posisi gitar ada Dee Dee Laz, masih dari Fall juga. Yang terakhir, di belakang drums ada Harry K dari Accidental Hero dan juga bermain drum di Fall. Band ini memainkan musik twee-pop [dibaca: american indiepop], power-pop, indie-rock dengan girlie-cutie vocal. Tapi yang membedakan mereka dengan band twee-pop lain yang juga menulis lirik-lirik manis adalah Bite menulis lirik kritis-satirikal tentang keadaan sosial di sekitarnya. Semua itu tetap dibalut oleh kata-kata simpel yang mudah dicerna. Rencananya, di bulan Juni 2009, Bite akan merilis &lt;i&gt;Bite EP&lt;/i&gt; yang berisi enam lagu via Firecatz Records, sebuah label yang bermarkas di Jakarta. Bite sudah melepaskan single pertama mereka yang berjudul &lt;i&gt;Menulis Lagu Cinta&lt;/i&gt; secara gratis melalui berbagai situs dan blog. Mereka juga bikin launching show &lt;i&gt;Bite EP&lt;/i&gt; bersama Mobil Derek di Bandung dan Million To Millionare di Jakarta, pada bulan Juni 2009...</description>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 02:24:03 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/bite-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/bite-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>AFTERCOMA</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-aftercoma-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;LINE UP&lt;/strong&gt; Fatwerks [gitar/vokal], Tile [gitar], Uus [drum], Willy [vokal], DikDik [bass]. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKE&lt;/b&gt; Karakter metalcore yang kuat dan tebal dari background personil yang multi-genre. Nuansa oldschool hardcore, heavy metal dan metalcore sangat terasa dengan balutan distorsi yang kental, iringan dentum drum yang menggelegar, serta harmonisasi vokal yang menyayat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SHORT STORY&lt;/b&gt; Berawal dari tahun 2006 sebagai proyek solo dari Fatwerks yang setelah lima tahun vakum dari kegiatan bermusiknya mencoba lagi untuk memulai proyek baru dengan konsep musik hardcore-metal yang merupakan evolusi dari pengalaman bermusiknya yang berawal pada sebuah band beraliran noise alternative/grunge bernama Happyface dan band beraliran modern metal bernama Skip?. Pada tahun 2008 proyek ini berevolusi menjadi sebuah band dengan konsep live band yang matang serta menggandeng musisi-musisi berpengalaman dari kota asalnya, Bandung. Tetap dengan nama Aftercoma yang merupakan representasi dari kembalinya musisi-musisi muda ke habitat asalnya yaitu musik cadas dan scene metal. Dengan modal pengalaman dan kematangan bermusik yang dimiliki personilnya Aftercoma yakin akan menjadi sebuah band yang diperhitungkan dalam scene metal di Indonesia, khususnya di Bandung. Pada akhir tahun 2008, Aftercoma merilis album pertamanya dengan judul &lt;i&gt;Breath&lt;/i&gt; yang dirilis secara gratis melalui beberapa situs internet yang menyediakan fasilitas free download. Di awal Februari 2009, album berisi enam lagu ini mulai dijual secara digital melalui situs-situs musik global seperti iTunes, Amazon, Napster dan lain-lain. Namun untuk versi fisik dari album ini tetap akan didistribusikan gratis melalui program kerjasama dengan sebuah label clothing asal Bandung, yaitu Wadezig!...</description>
<pubDate>Sat, 09 May 2009 16:09:51 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/aftercoma-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/aftercoma-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>PICKWOLF</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-pickwolf-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;STONERHEADS&lt;/strong&gt; Awang [vokal], Angga [gitar], Christian [gitar], Wira [bass], Atenk [drum].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;SOUNDLIKE&lt;/b&gt; Ada jurang di antara stoner dan metalcore yang dialiri arus deras dari arah selatan. Bayangkan Screaming Factor yang berkolaborasi dengan Seringai dalam satu panggung yang sempit dan gelap. Ketika jarum jam sudah menunjukkan waktu tengah malam. This is a new high in horror!... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;THE HUSHED STORY&lt;/b&gt; Pickwolf berdiri di kota Malang pada pertengahan tahun 2007. Anak-anak muda ini sengaja memilih jalur musik rock, yang lebih ke arah southern rock dan stoner metal. Musik seperti itu mereka mainkan karena jenuh dan ingin sesuatu yang baru - di mana sebelumnya masing-masing personil pernah memiliki band yang berbeda genre. Akhirnya Pickwolf menyajikan musik yang mengakar pada southern rock dan banyak dipengaruhi oleh band-band seperti Every Time I Die, Maylene and The Sons of Disaster, Cancer Bats, Fight Paris, dan sebagainya. &quot;Agar tidak stagnan, Pickwolf berusaha mengeksplor dan melakukan improvisasi dengan memasukkan pattern-pattern dari jenis musik lain seperti rock &amp;amp; roll, hardcore, maupun metalcore,&quot; tutur mereka dalam siaran profil bandnya. &quot;Selain untuk mengembangkan daya jelajah kreatiftas, juga untuk menjaga ciri khas band-band kota Malang yang selalu tampil beda.&quot; Dalam formasi terakhirnya, Pickwolf telah menciptakan banyak aransemen musik di studio latihan. Dua lagu di antaranya telah melewati proses recording di studio Nada Musika Malang dengan bantuan Ayok SF [engineer] dan Dezta Suster Clinic [backing vocal]. Hasilnya sudah dikemas dalam sebuah demo yang disebarkan secara terbatas di wilayahnya. Satu lagi generasi lokal yang tumbuh potensial dan perlu diikuti terus jejak langkahnya...</description>
<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:09:04 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/pickwolf-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/pickwolf-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>GHAUST</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-ghaust1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;DEMONIC DUO &lt;/strong&gt;Uri.A.Putra [gitar], M.Edward [drum].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;TORCHLIGHT SOUNDS&lt;/b&gt; &quot;A fairly consistent listen of forceful yet controlled heaviness. Involved influence from Boris, Pelican, Amebix, Kyuss and Corrupted,&quot; begitu yang tertulis pada halaman MySpace mereka. Melihat dari kuantitas personil, instrumen dan influens, maka bisa ditebak kalau Ghaust memainkan musik post-metal. Akar musik mereka adalah hasil eksplorasi metal yang dilatari dengan kombinasi antara stoner, sludge, doom, hardcore punk, dan post-rock. Tentu ini menjadi sebuah perayaan yang menyenangkan bagi para pencinta Isis, Pelican, Red Sparrowes, Eyehategod hingga Mogwai. &quot;Tetapi jika anda tetap memaksa untuk berpikir atau berharap bahwa musik Ghaust itu adalah thinking man's metal, maka bersiaplah untuk kecewa!&quot; pesan mereka kemudian. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;POST METAL DIARY&lt;/b&gt; Ghaust dibentuk pada awal bulan Agustus 2005 di kota Jakarta oleh demonic duo, Uri A Putra [gitar] dan M Edward [drum]. Sejak awal tahun 2007 lalu mereka sudah merekam materi debut album di Sinjitos studio dengan supervisi dari Iyub [Sugarstar, Santa Monica]. Di sela rekaman, Ghaust juga membagikan gratis materi demo bertajuk &lt;i&gt;600335/047545&lt;/i&gt; yang berisi empat lagu ; &lt;i&gt;Day After [Fucked-Up Version], The Wolf and The Boar, Black Ice Battle, &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Torchlight [Edit-Version/Live]&lt;/i&gt;. Kemudian mereka sempat terlibat dalam proyek kompilasi &lt;i&gt;Droning Earth Vol.6&lt;/i&gt;...</description>
<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 12:00:36 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/ghaust-2-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/ghaust-2-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>THE MORNING AFTER</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb.tma1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;TEMAN DARI PAGI&lt;/strong&gt; Bambang Iswanto [vokal/gitar], Pramudia Ananta [gitar], Onny Maretino Nugroho [drums], Akhmad Sya'ban Nasution [bass].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DENGAR DAN DIAM &lt;/b&gt;Sungguh kejutan yang menyenangkan jika ada band indie/rock lokal yang apik tanpa kita harus menyebutkan nama Radiohead atau Muse sebagai influence-nya. Lalu kita tidak perlu juga menyelipkan kata-kata seperti eksperimental, mengawang, galau, ataupun shoegaze pada mereka. Seperti band ini yang hanya menawarkan dosis sederhana ; selera adult alt-rock, penulisan lagu yang nyaman, instrumentalia yang tegas, dan kejayaan era sembilanpuluhan. Hasilnya, musik mereka bisa langsung kena, tepat sasaran dan membungkam!... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;STORI SAMPAI PAGI&lt;/b&gt; The Morning After [TMA] terbentuk sejak tahun 2001 di kota Malang. Nama band ini diambil dari sebuah majalah terbitan Belanda. Awalnya Bambang dkk hanya dikenal sebagai band kecil yang doyan mengulik musik dan lagu di tempat tongkrongan mereka, yaitu studio musik Nero [Malang]. Di studio rekaman ini pula mereka bergaul dengan sejumlah band lokal seperti Screaming Factor, C4, Brigade 07, sampai Wai Rejected. Karir musik mereka dimulai dari bikin demo rekaman dan tampil di sejumlah panggung lokal...</description>
<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 18:20:05 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/the-morning-after-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/the-morning-after-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>SONIC TORMENT</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-sonictorment-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;THE BARUDAK&lt;/strong&gt; Dinan [vokal], Kimung [bass], Abah [drums], Ayi [gitar].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;THE MUSIK-NA &lt;/b&gt;Sulit untuk didefinisikan. Bayangkan elemen rock, alternatif, punk, hardcore, noise, metal, dan grind yang di-blend jadi satu. Semacam ramuan krossover yang mencampur semua genre cadas era 90-an. Dengan lirik sunda yang kasar serta bernuansa preman lokal. Sound khas tipikal 'Palapa' yang raw bersama liukan beat musik yang agresif. All you can eat!... &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;GOLOK BERBICARA&lt;/b&gt; Konon kabarnya Sonic Torment itu berdiri tahun 1995, tepatnya pada malam Jum'at Kliwon di kawasan Kaum Kidul, Ujungberung Bandung. Dinan [vokalis] yang menggagas band ini gara-gara pusing dengan masalah dunia, frustasi akibat perempuan, dan sakit hati pada sekitarnya. Nama 'Sonic Torment' bisa jadi diambil dari &lt;i&gt;Flesh Ripping Sonic Torment&lt;/i&gt;, yaitu demo pertama milik Carcass di tahun 1987. Ini sangat mungkin sekali, mengingat Dinan sendiri adalah fans berat dari grup gore-grind asal Inggris tersebut. Sejak awal, Dinan bersama dengan Kimung [bass], Sule [gitar], dan Abah [drum] mulai bikin lagu berlirik sunda serta ramuan musik crossover yang khas ala mereka. Di tahun 1996, Sonic Torment merilis debut klasik bertitel &lt;i&gt;Haatzaii Artikelen&lt;/i&gt; [Palapa records] dengan engineer Kang Memet...</description>
<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 11:46:54 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/sonic-torment-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/sonic-torment-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item><item>
<title>DEAD VERTICAL</title>
<description>
&lt;img style=&quot;MARGIN-BOTTOM: 10px; MARGIN-LEFT: 10px; MARGIN-RIGHT: 15px&quot; height=&quot;169&quot; alt=&quot;&quot; src=&quot;/webzine/aset/asetzine/asetgambar/bb-dead-vertical-1.jpg&quot; width=&quot;175&quot; align=&quot;left&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;strong&gt;GRINDING FALSE PRAYER&lt;/strong&gt; BoyBleh [gitar/vokal], Bony [bass], Arya [Drums]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;PLAY WITH THE DEAD&lt;/b&gt; Trio penggerinda dari daratan timur Batavia dengan konsep musik yang agresif, brutal, padat, serta kental nuansa european grindcore. Band ini juga dikenal memiliki sound yang mantap dan materi yang matang. Musik keras dan singkat. Very-very straight. Dalam balutan topik sosial yang kritis. Yeah, it's pure grindcore! &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;INFECTING THE WORLD&lt;/b&gt; Dead Vertical [DV] merupakan band grindcore asal timur kota Jakarta yang terbentuk sejak 22 November 2001. Berawal dari persahabatan empat pemuda dengan kesamaan selera pada musik cadas. Menurut mereka, Dead Vertical mempunyai arti 'Matinya hubungan vertikal antara Tuhan dan Manusia'. Dalam formasi awal Iwan [vokal], BoyBleh [gitar/vokal], Bony [bass], dan Andriano [drums], DV sudah mulai bikin lagu-lagu sendiri dalam karakter crust-grind yang sangat terinspirasi oleh Napalm Death, Terrorizer, Sepultura, Brutal Truth, Repulsion, dsb. Lirik lagu-lagu mereka bertemakan sosial, kehidupan sehari-hari, dan kondisi aktual yang terjadi di dunia ini. Pada pertengahan 2003, Andriano mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Bimo [eks Free To Decide]. Kemudian DV merilis debut album bertajuk &lt;i&gt;Fenomena Akhir Zaman&lt;/i&gt; lewat label The Eye Music pada awal tahun 2004...</description>
<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 11:59:01 +0700</pubDate>
<dc:creator>admin</dc:creator>
<guid isPermaLink="false">http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/dead-vertical-2-www.apokalip.com.html</guid>
<link>http://www.apokalip.com/webzine/eksplorasitiadahenti/dead-vertical-2-www.apokalip.com.html</link>

<category>Band Berbahaya</category>
</item>
</channel>
</rss>