FELL SILENT
The Hidden Words
Basick / Sumerian Records
Maaf, anda termasuk penyuka musik technical metal, musik yang saking rumitnya [kadang] sampai lupa bahwa musik tidak harus teronggok menjadi bahan ajar kursus musik dalam bentuk audio belaka? Atau anda menggemari sebuah grup bernama Meshuggah yang, sekali lagi, komposisinya terlalu rumit, terlalu tepat, sehingga kadang terlalu membosankan?I Jika "ya" adalah jawaban anda, maka, sekali lagi maaf dan mohon baca tulisan ini baik-baik. Meshuggah, bagi saya, adalah sebuah grup dengan suguhan komposisi yang memuaskan ketika mereka belum terlalu asyik bercengkerama dengan sisi teknikal dari metal. Ada saatnya ketika musik mereka masih brutal, straight forward walau lebih sering teknikal. Tengok masa post-thrash awal mereka, anda mungkin mengerti apa yang saya maksud. Namun, coba dengar album terakhir mereka,
Obzen, mungkin bagi pendengar yang mensyaratkan teknikalitas berada di atas unsur penyusun musik lainnya, tak ayal
Obzen akan diamini sebagai album yang bagus, luar biasa, fine, awesome, fantastic, bla, bla bla dan lainnya. Namun, di sisi lain, bukankah album yang sama juga terdengar sangat banal, monoton dan terdengar miskin variasi. Oke, mari berandai-berandai jika Meshuggah mau sedikit bervariasi dalam
Obzen. Misalnya, Meshuggah memiliki dua vokalis alih-alih hanya satu. Keduanya memiliki karakter vokal yang berbeda dan salah satunya dapat menyuguhkan clean singing dengan baik [walau tidak luar biasa]. Nah itu dia, Meshuggah dengan dual vocal dan clean singing, yang misalnya terdengar seperti Sikth atau bahkan [old] Lost Prophet. Kemudian, biarkan stop-and-go riffing dan drumming yang unik serta elemen math metal tetap tertinggal dalam komposisi. Perbanyak elemen groove metal. Tambah sedikit [jangan terlalu banyak] solo di beberapa tempat. Beri ruang lebih dan pertebal bass drum dalam mixing-an. Jangan lupa masukkan elemen funk dan tribal dalam komposisinya, dan ramuan pun beres. Hasilnya?! Meshuggah yang groovy dengan variasi dan tidak membosankan. Maaf ide di atas pasti terlalu ekstrem karena mana mungkin Meshuggah, misalnya, menyuguhkan clean vocal yang dipamerkan dalam komposisi Sikth atau Lost Prophet. Toh, memang Meshuggah tidak pernah berpikir ke arah itu. Bukan, bukan Meshuggah yang mensenyawakan semua ide gila di atas tadi. Inkarnasi ide-ide tersebut justru disuguhkan dalam sebuah album berjudul
The Hidden Words, milik Fell Silent. Jadi, sekali lagi maaf, ini bukan review Meshuggah!...
[innerciatic manneken]