KLUB [CERIA] APOKALIP

KLUB APOKALIP
www.klub.apokalip.com

Klub Apokalip merupakan media interaksi berbasis internet yang dikelola oleh Apokalip webzine. Ini forum untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab di antara redaksi, kontributor, teman, sahabat, dan pengunjung setia Apokalip.com. Semacam channel bebas buat semua mahluk hidup yang punya passion terhadap aktifitas Apokalip dan dunia musik, kultur, gaya hidup, olahraga, sains, tehnologi, atau apapun juga. Bicara apa saja, bebas. Di sini akan penuh kejutan dan perbincangan. Gabung sekarang juga!
APOKALIP STRONG MERCHANDISE

APOKALIP STRONG MERCHANDISE
www.strongmerch.apokalip.com

Apokalip Strong Merch adalah lisensi resmi untuk setiap produk merchandise yang dirilis oleh Apokalip dan pihak rekanannya. Sebagian memang dijual dan beredar di pasaran, tetapi ada juga tidak beredar secara bebas. Di halaman ini akan ditampilkan setiap produk lengkap dengan deskripsi serta segala kisah di balik karya desain, proses produksi, dan nilai-nilai yang ada. Yah, merchandise Apokalip memang selalu unik, konseptual, dan eksklusif. Stay strong & wrong. Always dangerous & gorgeous!...
RELOADYOURSTEREO - Apokalip Online Music Share

RELOADYOURSTEREO
www.rys.apokalip.com

ReloadYourStereo merupakan sebuah projekt dari Apokalip.com untuk merilis album rekaman secara digital serta disebarkan secara cuma-cuma [free-download] melalui jaringan internet untuk kepentingan promosi dan dokumentasi karya musik. Slogan kami adalah Global Music Revelation, dengan kata kunci ; internet, digital, mp3, free download, creative-common license, full lyrics & artworks, file-sharing, usb flashdisk, nero express, and burn it down.
 

Apokalip Projekt    



Coba kunjungi toko buku atau perpustakaan. Banyak buku-buku menarik di luar sana. Novel, roman, biografi, bahkan komik. Ini rubrik yang sangat pro-pemerintah, ayo galakkan minat baca!...

  Lupakan Saja!  Buruk  Lumayan
  Bagus  Keren Banget  Juara!

GRUNGE INDONESIA
8 Juni 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Buku
 Ukuran Font: Kecil , Sedang , Besar

GRUNGE INDONESIA
YY
Gnoisetcsm.Lab





Sangat menyenangkan ada karya buku yang coba mendokumentasikan komunitas musik di tanah air. Kali ini yang dibahas adalah [komunitas] musik grunge. Sang penulis itu adalah YY, pentolan dari grup band Klepto Opera dan Ballerina's Killer. Draft tulisan yang memiliki judul panjang Grunge Indonesia ; Subkultur Para Pecundang ini mengalir dalam 248 halaman. Komunitas grunge di negeri ini memang kalah besar dan kurang mengkilap dibandingkan dengan komunitas punk, hardcore, metal, atau bahkan indie-pop sekalipun. Namun selalu menarik untuk menyimak sepak terjang mereka di tengah arus musik independen yang cukup kompetitif. Buku ini mengingatkan saya, bahwa komunitas grunge sangatlah minoritas dan entah kenapa agak terpinggirkan. Apakah ini euphoria dari arus trend Seatle Sound dengan 'tuhan'-nya yang bernama Kurt Cobain dalam jubah Nirvana?! Sejujurnya iya. Kenyataannya memang begitu, meski banyak ditepis oleh sebagian kalangan. Tampaknya komunitas ini juga banyak menghabiskan enerjinya hanya untuk memahami apa itu grunge - mulai dari sejarah, budaya, life style, dandanan, sampai pada trik mengimitasi para pahlawan atau musisi idolanya. Kesannya komunitas grunge itu terlalu ribet mengurusi dirinya sendiri. Terlampau mendasar dalam membangun citra scene musiknya. Dulu, saya memang sering menemui anak grunge yang hafal luar kepala tentang sejarah dan budaya musiknya. Mereka bisa bercerita banyak soal Seatle seakan-akan itu adalah kampung halamannya. Mendongeng panjang tentang Sub Pop, Nirvana, atau kemeja Flanel. Mereka memang fasih kalau disuruh bercerita soal grunge mulai dari A sampai Z. Luar biasa. Saya musti memberi aplaus untuk wawasan mereka di bidang 'grunge-o-logi'. Anak punk, hardcore atau metal aja tidak sampai segitunya dalam memaknai genre-nya. Entah siapa yang memulai 'pembelajaran' seperti itu. Tapi ironisnya, scene grunge di Indonesia masih jauh di level mapan dibandingkan dengan genre lainnya. Tampak stagnan dan tertinggal, terutama dalam industri. Apakah karena terlalu sibuk menghayati perannya sebagai anak grunge?! Larut dalam dimensi keterasingan dan psikologis?! Berupaya terlalu keras menjadi 'kurt cobain' dibanding Kurt Cobain sendiri?! Terlalu sibuk mabuk dan membanting gitar di setiap konser?! Atau memang grunge sudah menthok dan tamat sejak 'tuhan'-nya memilih untuk bunuh diri?! Well, ini pekerjaan rumah yang cukup besar bagi komunitas grunge di Indonesia. Sayangnya buku ini kadang ikut larut dalam diskursus seperti itu, dan kurang banyak mengupas pergerakan atau prestasi band-band grunge lokal. Kalaupun ada, itu cuma sekilas dan agak kurang mendalam. Atau memang begitu keadaannya?! Hanya mereka yang terlibat aktif yang tahu. Terlepas dari baik-buruknya suatu komunitas, dokumentasi tulisan seperti ini sangatlah penting dan bermanfaat. Karya ini bakal lebih keren lagi kalau dikasih semacam album soundtrack atau sampler dari band-band grunge lokal. Saya berharap ada juga yang mau menulis tentang komunitas musik lain, entah itu punk, hardcore atau metal. Sang penulis buku ini memang cukup jujur menelanjangi scene-nya sendiri. Kalau pun ada kontroversi, bukankah itu fungsi suatu wacana yang memang bertujuan membuka kran dialektika. Bahkan kitab suci sekalipun masih punya celah untuk diperdebatkan. Karena memang sebenarnya tidak ada pecundang di dalam motivasi belajar dan proses mengapresiasi... [samack]




Bookmark:

Bookmark this on google Bookmark this on del.icio.us Submit this to digg Bookmark this at yahoo Bookmark this at reddit Bookmark this at furl

  Lainnya...



 Teks..   pdf..   Lo-ver..   Beritahu Teman..   Cetak..   Kembali..





Ke atas..


 Cari
  
(Min. 3 karakter)
 Shortcut
Pilih skin:

  • Semua | RSS
  • Berita | RSS
  • Artikel | RSS
  • Esai & Opini | RSS
  • Resensi | RSS
  • Resensi Musik | RSS
  • Resensi Video | RSS
  • Resensi Buku | RSS
  • Resensi Event | RSS
  • Band Berbahaya | RSS

 Official Partner



 
 
 Berita
25 Februari 2010
Grotesque [Aussie metal acts] bakal melakoni Plague of Pestilence Indonesian Tour di beberapa kota Jawa - Bali pada bulan Juni 2010 nanti.

25 Februari 2010
Band deathmetal asal Jakarta, SiksaKubur, baru saja menyelesaikan album kelimanya berjudul Tentara Merah Darah. Tema album ini konon terinspirasi dari film 300, kisah perlawanan tentara Sparta melawan bangsa Persia.

25 Februari 2010
Pickwolf, Son of Sundance, dan Take This Life bakal bareng dalam launching party rilisan terbaru mereka di Malang, 07 Maret 2010.

25 Februari 2010
Hellbeyond merilis album bertitel Strongest Stand Last di bawah label Rottrevore Records.

25 Februari 2010
Sham 69 [UK punks] bakal show dalam tajuk The Kids Are United Asia Tour 2010 di Bulungan Outdoor Jakarta [18/04] dengan band pembuka No Name [China].


  Selengkapnya..

 Band Berbahaya

  Selengkapnya..

 5 Artikel Terbaru

  Selengkapnya..

 5 Esai&Opini Terbaru

  Selengkapnya..

Ke atas..

Berita | Artikel | Band Berbahaya | Esai & Opini | Resensi Musik | Resensi Video | Resensi Buku | Resensi Event
Galeri Mp3 | Galeri Video | Galeri Gambar | Polling | Jaringan | Agenda | Kuis | Cari | Newsletter | Apokaliptika

2007 - 2008, www.apokalip.com diterbitkan oleh Apokalip Indonesia.
Untuk informasi, kontribusi & kerjasama silahkan hubungi ; info@apokalip.com.

Script&Layout: yodmustdie

Ditampikan dalam waktu 0.30187 detik.