KLUB [CERIA] APOKALIP

KLUB APOKALIP
www.klub.apokalip.com

Klub Apokalip merupakan media interaksi berbasis internet yang dikelola oleh Apokalip webzine. Ini forum untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab di antara redaksi, kontributor, teman, sahabat, dan pengunjung setia Apokalip.com. Semacam channel bebas buat semua mahluk hidup yang punya passion terhadap aktifitas Apokalip dan dunia musik, kultur, gaya hidup, olahraga, sains, tehnologi, atau apapun juga. Bicara apa saja, bebas. Di sini akan penuh kejutan dan perbincangan. Gabung sekarang juga!
APOKALIP STRONG MERCHANDISE

APOKALIP STRONG MERCHANDISE
www.strongmerch.apokalip.com

Apokalip Strong Merch adalah lisensi resmi untuk setiap produk merchandise yang dirilis oleh Apokalip dan pihak rekanannya. Sebagian memang dijual dan beredar di pasaran, tetapi ada juga tidak beredar secara bebas. Di halaman ini akan ditampilkan setiap produk lengkap dengan deskripsi serta segala kisah di balik karya desain, proses produksi, dan nilai-nilai yang ada. Yah, merchandise Apokalip memang selalu unik, konseptual, dan eksklusif. Stay strong & wrong. Always dangerous & gorgeous!...
RELOADYOURSTEREO - Apokalip Online Music Share

RELOADYOURSTEREO
www.rys.apokalip.com

ReloadYourStereo merupakan sebuah projekt dari Apokalip.com untuk merilis album rekaman secara digital serta disebarkan secara cuma-cuma [free-download] melalui jaringan internet untuk kepentingan promosi dan dokumentasi karya musik. Slogan kami adalah Global Music Revelation, dengan kata kunci ; internet, digital, mp3, free download, creative-common license, full lyrics & artworks, file-sharing, usb flashdisk, nero express, and burn it down.
 

Apokalip Projekt    



Membedah koleksi kaset, cd dan piringan hitam musik favorit dari berbagai genre yang menarik. Anda merasa sudah menemukan taste musik yang benar? Well, coba percayakan takdir stereo-mu pada selera telinga yang tepat...

  Lupakan Saja!  Buruk  Lumayan
  Bagus  Keren Banget  Juara!

MONKEY TO MILLIONAIRE ; Lantai Merah
18 Juni 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Musik
 Ukuran Font: Kecil , Sedang , Besar

MONKEY TO MILLIONAIRE
Lantai Merah
Sinjitos Records





Saya bangga dengan band ini. Ketika demo awal mereka saya putar, saya yakin mereka akan menjadi sesuatu yang segar di scene musik lokal. Sempat menjadi 10 besar sebuah festival musik bertaraf nasional dua tahun lalu. Kini debut album mereka, Lantai Merah, sudah dirilis dengan lagu-lagu baru tanpa ada lagu-lagu lama yang ada di dalam demo. Saya terperangah, karena begitu pesat kemajuan musikalitas mereka. Dalam rekaman, mereka sangat tight. Sepuluh lagu indie rock dikemas dengan cantik, dan aransemen yang cukup tidak berlebihan. Kalau di awal influence dari Weezer dan Interpol cukup terasa, kini Lantai Merah justru seakan keluar dari influence tersebut, dan kembali pada era indie rock 90-an. Ada sensasi sama yang dirasakan seperti ketika kita mendengarkan Sonic Youth, The Breeders, Nirvana lama, dan The Lemonheads - yang dibalut dengan nuansa pop yang kental dan sing-along di mana-mana. Artinya, catchy. Secara lirik pun, saya berbangga hati karena mereka memilih tema-tema unik, sederhana, dan diterjemahkan menjadi lagu pop yang menyenangkan. Ditinggal oleh sang gitaris, Manos, untuk menikah rupanya tidak membuat Monkey To Millionaire menjadi melempem, malahan semakin tight. Mungkin yang paling menonjol di sini adalah permainan gitar Wisnu Adji yang kemana-mana tapi tetap terstruktur serta menampilkan riff-riff catchy dan canggih. Sementara bassist Agan Sudrajat dan drummer Emir Kharsadi mengimbangi dengan permainan yang enerjik dan begitu hidup. Seperti pada lagu Clown yang cukup terasa seperti lagu luar, dengan 'manuver-manuver' aransemen yang tidak terduga. Satu Nama adalah lagu ceria lengkap dengan reffrain sing-alongable bertema serius, membuat perlawanan menjadi lebih menyenangkan. Tentu saja Replika tepat menjadi singel pertama karena begitu mudah diingat di kepala. Saya benar-benar menikmati riff gitar pada lagu ini. Renyah. Bercerita tentang kelatahan, pengulangan dan trend dalam musik lokal. Bagaimana kita tidak akan suka dengan line pertama, "Mereka takkan pernah berhenti, hasilkan sesuatu yang kau benci." Sementara Kiasan malah sekilas seperti ada pengaruh musik Naif in a good way, dan Vow adalah lagu balada cantik dengan penempatan pas di dalam album, nyaris di urutan akhir. Strange Is The Song In Our Conversation bertema lucu [can I say, 'cute'?] dan menyenangkan: tertidur dalam percakapan malam di telefon. Lagu ini juga menampilkan vokalis tamu dan baru, Marsha Suryawinata duet dengan Wisnu. Karakter vokal Marsha di sini unik, dan bernuansa country [Hope Sandoval atau versi pop dari Jesse Sykes, anyone?]. Saya menantikan di masa datang, mungkin sebuah album solo dari Marsha. Highlight album ini bagi saya adalah 30 Nanti, salah satu lagu favorit saya, aransemen yang keren dengan hasil memuaskan. Di sini sound bass Agan berdistorsi, dan menjadi rhythm yang keren dan di depan. Drum yang monoton mengimbangi cantik dalam lagu ini, seakan menggunakan drum machine. Ada tipe lagu monoton membosankan dan monoton keren, dan 30 Nanti sudah jelas tidak jatuh pada kategori pertama. Produser Joseph Saryuf [Santamonica] mengerti dan melakukan pekerjaannya dengan maksimal, serta mampu mendorong proses pembuatan album ini menjadi berkualitas dan menjadi salah satu nominasi album lokal terbaik bagi saya. Album Lantai Merah juga adalah effort pertama dari Monkey To Millionaire dalam penulisan lirik bahasa Indonesia [enam lagu] dan berhasil dengan baik. Sementara lirik berbahasa Inggrisnya, dikemas dengan 'baik dan benar'. Pelafalan yang enak dan penulisan yang benar, sesuatu yang masih jarang dimiliki oleh band independen lokal. Pengucapan Wisnu dalam tiap lagu terasa pas dan tidak berlebihan, serta tetap bernuansa lokal, dalam arti tidak berusaha meniru cengkok dan gaya bicara barat. Rekaman sebagus Lantai Merah ini harus ditunjang dengan penampilan live yang maksimal pada sound dan showmanship supaya kualitas dari tiap lagu akan semakin terasa dan tidak terbuang percuma. Saya punya banyak harapan dengan band ini, dan semoga album ini juga memicu para band lokal menampilkan yang terbaik dari mereka. Kudos to them, and Sinjitos Records. Highly recommended. [arian13]




Bookmark:

Bookmark this on google Bookmark this on del.icio.us Submit this to digg Bookmark this at yahoo Bookmark this at reddit Bookmark this at furl

  Lainnya...



 Teks..   pdf..   Lo-ver..   Beritahu Teman..   Cetak..   Kembali..





Ke atas..


 Cari
  
(Min. 3 karakter)
 Shortcut
Pilih skin:

  • Semua | RSS
  • Berita | RSS
  • Artikel | RSS
  • Esai & Opini | RSS
  • Resensi | RSS
  • Resensi Musik | RSS
  • Resensi Video | RSS
  • Resensi Buku | RSS
  • Resensi Event | RSS
  • Band Berbahaya | RSS

 Official Partner



 
 
 Berita
25 Februari 2010
Grotesque [Aussie metal acts] bakal melakoni Plague of Pestilence Indonesian Tour di beberapa kota Jawa - Bali pada bulan Juni 2010 nanti.

25 Februari 2010
Band deathmetal asal Jakarta, SiksaKubur, baru saja menyelesaikan album kelimanya berjudul Tentara Merah Darah. Tema album ini konon terinspirasi dari film 300, kisah perlawanan tentara Sparta melawan bangsa Persia.

25 Februari 2010
Pickwolf, Son of Sundance, dan Take This Life bakal bareng dalam launching party rilisan terbaru mereka di Malang, 07 Maret 2010.

25 Februari 2010
Hellbeyond merilis album bertitel Strongest Stand Last di bawah label Rottrevore Records.

25 Februari 2010
Sham 69 [UK punks] bakal show dalam tajuk The Kids Are United Asia Tour 2010 di Bulungan Outdoor Jakarta [18/04] dengan band pembuka No Name [China].


  Selengkapnya..

 Band Berbahaya

  Selengkapnya..

 5 Artikel Terbaru

  Selengkapnya..

 5 Esai&Opini Terbaru

  Selengkapnya..

Ke atas..

Berita | Artikel | Band Berbahaya | Esai & Opini | Resensi Musik | Resensi Video | Resensi Buku | Resensi Event
Galeri Mp3 | Galeri Video | Galeri Gambar | Polling | Jaringan | Agenda | Kuis | Cari | Newsletter | Apokaliptika

2007 - 2008, www.apokalip.com diterbitkan oleh Apokalip Indonesia.
Untuk informasi, kontribusi & kerjasama silahkan hubungi ; info@apokalip.com.

Script&Layout: yodmustdie

Ditampikan dalam waktu 0.06297 detik.