KLUB [CERIA] APOKALIP

KLUB APOKALIP
www.klub.apokalip.com

Klub Apokalip merupakan media interaksi berbasis internet yang dikelola oleh Apokalip webzine. Ini forum untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab di antara redaksi, kontributor, teman, sahabat, dan pengunjung setia Apokalip.com. Semacam channel bebas buat semua mahluk hidup yang punya passion terhadap aktifitas Apokalip dan dunia musik, kultur, gaya hidup, olahraga, sains, tehnologi, atau apapun juga. Bicara apa saja, bebas. Di sini akan penuh kejutan dan perbincangan. Gabung sekarang juga!
APOKALIP STRONG MERCHANDISE

APOKALIP STRONG MERCHANDISE
www.strongmerch.apokalip.com

Apokalip Strong Merch adalah lisensi resmi untuk setiap produk merchandise yang dirilis oleh Apokalip dan pihak rekanannya. Sebagian memang dijual dan beredar di pasaran, tetapi ada juga tidak beredar secara bebas. Di halaman ini akan ditampilkan setiap produk lengkap dengan deskripsi serta segala kisah di balik karya desain, proses produksi, dan nilai-nilai yang ada. Yah, merchandise Apokalip memang selalu unik, konseptual, dan eksklusif. Stay strong & wrong. Always dangerous & gorgeous!...
RELOADYOURSTEREO - Apokalip Online Music Share

RELOADYOURSTEREO
www.rys.apokalip.com

ReloadYourStereo merupakan sebuah projekt dari Apokalip.com untuk merilis album rekaman secara digital serta disebarkan secara cuma-cuma [free-download] melalui jaringan internet untuk kepentingan promosi dan dokumentasi karya musik. Slogan kami adalah Global Music Revelation, dengan kata kunci ; internet, digital, mp3, free download, creative-common license, full lyrics & artworks, file-sharing, usb flashdisk, nero express, and burn it down.
 

Apokalip Projekt    



Rockshow a.k.a konser cadas makin seru, marak dan menyenangkan. Mulai dari yang berskala music-fest, konser tunggal, sampai gigs atau showcase sekalipun. Yes, the show must goes on...

BOLA ITU BUNDAR, MUSIK ITU UNIVERSAL
13 Desember 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Event

Apa hubungan antara musik dan sepakbola? Tanyakan itu kepada grup band Arema Voice, maka mereka pasti tahu jawabannya. Apalagi mereka baru saja menggelar launching Ring Back Tone, dilanjutkan dengan Press Conferences & Video Screening, serta ditutup oleh launching show untuk album terbaru "Masih Ada Terang". Itu semua seakan menegaskan kembali bahwa bola itu bundar, dan musik itu universal. Maka bersatulah para insan musik dan sepakbola di kota Malang...

Launching RBT Flexy - Arema Voice
Permata Jingga Pool, 18 November 2009

Kerjasama eksklusif antara operator Telkom Flexy dengan Arema Voice meluncurkan sebuah paket spesial nan terpuji. Lagu-lagu Arema Voice kembali dijadikan Ring Back Tone, di mana sebagian profit-nya disumbangkan kepada PS Arema. Acara launching ini dimulai sejak pukul sepuluh pagi dengan acara jumpa pers dari pihak Telkom Flexy, Arema Voice, PT Arema Indonesia, serta para tokoh Aremania seperti Lucky Acub Zainal dan Ovan Tobing. Perwakilan supporter Aremania dari berbagai korwil juga datang dan ikut bersenang-senang. Panggung hiburan di tepi kolam renang diisi dengan penampilan Girl Fight dan Arema Voice. di penghujung acara ada performa dari gitaris Totok Tewel [Elpamas] dan Syaharani, diva jazz nasional yang lahir dan besar di Batu Malang. Semua rangkaian pesta ini terbilang sukses dan meriah. Apalagi dengan adanya gadis-gadis SPG yang cantik serta menu hidangan prasmanan yang seakan tidak ada habis-habisnya...


 Selengkapnya..


KONSER DIVA SATANIKA
13 November 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Event

Laporan pandangan mata selama setengah hari di tengah konser Arch Enemy ; Asian Tour di Tennis Indoor Senayan Jakarta, 28 Oktober 2009. Kabar-kabar dari persiapan, sesi soundcheck dan jumpa pers, serta show-time yang dikumpulkan dan ditulis lugas oleh reporter Apokalip yang diterbangkan khusus di pertunjukan tersebut...

Sore hari di Tennis Indoor Senayan tampak Arch Enemy sedang melakukan soundcheck. Sayang, soundcheck itu tertutup buat media. Dua jam berikutnya, giliran Psycroptic yang melakukan soundcheck selama 90 menit, dan dilanjutkan dengan jumpa pers. Psyroptic mengatakan, selain melakukan tour di tiga kota, mereka juga ingin kembali ke Indonesia tahun depan untuk melakukan konser. Mereka juga senang dengan sambutan masyarakat metal Indonesia, Band berjuluk 'Tazmanian Tech/Death Metal' ini juga tahu kalau di Indonesia terdapat komunitas metal yang tersebar luas serta punya band-band cadas yang bagus.

Setelah itu, giliran Arch Enemy melakukan jumpa pers, Angela Gossow [vocal] yang tampaknya paling banyak mendapat sorotan dari wartawan. Seperti ketika Angela ditanya tentang perbedaan gender dan vegan. Dia mengaku tidak pernah merasa terdeskriminasi hidup di dunia musik metal. Bahkan ia merasa punya banyak kelebihan yang tidak didapatkan laki-laki di dunia metal, khususnya para vokalis pria. Angela dan personil lainnya memilih gaya hidup vegan dan bangga bisa lebih menghargai hak hidup binatang. Michael Ammot [gitar] lalu berharap konser nanti malam bisa menjadi salah satu konser terbaik Arch Enemy. Dia juga mengaku tidak pernah mempermasalahkan problema sosial politik yang terjadi di negara yang mereka kunjungi. At least, they're already to make a blast tonite!...


 Selengkapnya..


AKSI TEROR HARDCORE
13 November 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Event

Secara khusus, Apokalip 'menerbangkan' dua hardcore kids kawakan dari kota Malang untuk merekam konser Terror ; Suffer To Return Harder Show di GSG Itenas Bandung, 01 Oktober 2009. Meskipun diselingi sedikit perjalanan kuliner, shopping serta wisata rock & roll, tapi akhirnya Giman dan Adon berhasil mendokumentasikan show tersebut secara tepat dan cepat. Yes, this is hardcore...

Tiba di venue GSG Itenas Bandung sekitar pukul 14.54, saya beserta juru foto Adon Saputra, dan kawan-kawan dari Bekasi memilih untuk duduk-duduk santai di sekitar lokasi acara. Baru sedikit hardcore kids yang nampak di lokasi acara, selebihnya adalah mahasiswa yang masih memiliki kegiatan di kampus. Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit areal venue dipenuhi oleh hardcore kids yang mulai berdatangan dari berbagai daerah. Sekitar pukul 16.30, terdengar pengumuman dari panitia yang mengatakan pintu gedung telah dibuka dan Thinking Straight siap untuk membuka acara. Saat itu ternyata urusan perut lebih kami prioritaskan mengingat perut kami belum diisi makanan sedari siang. Kami pun memutuskan meninggalkan lokasi acara dan aksi Thinking Straight sejenak untuk mencari makanan.

Sekembalinya kami kemudian, Final Attack yang tampil di atas panggung. Dari pengamatan kami nampak aksi kedua band pembuka itu kurang mendapat perhatian dari para crowd. Sebagian besar dari mereka masih berada di luar gedung pertunjukan dan asyik dengan kelompoknya masing-masing. Usai Final Attack, ada jeda sejenak untuk break adzan maghrib. Pengamatan kami selanjutnya menyimpulkan bahwa acara dimulai tepat waktu dan diharapkan berakhir tepat waktu pula. Salut buat para panitia!...


 Selengkapnya..


RITUS PERADABAN EKSPERIMENTAL
24 Agustus 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Event

Lama tak beredar, Zoo malah melansir album seminal "Trilogi Peradaban". Cukup lama semenjak album mini "Kebun Binatang" milik punggawa dari lini terdepan musik eksperimental, Zoo, dirilis. Akhirnya penantian panjang itu lunas terbayar dengan album prestisius "Trilogi Peradaban" yang rilis di bawah netlabel Yes No Wave Music. Dan ritus musikal malam itu adalah presentasi karya mereka kepada publik...

Di pelataran depan terdapat sebuah stand sablon bagi pengunjung yang memiliki keterbatasan dana untuk membeli pernak-pernik Zoo. Dengan ongkos Rp.5000,- semua media berbasis kain dapat berhias logo album terbaru Zoo. Cukup banyak penonton yang melirik dan menggunakan jasa ini sembari menunggu pintu masuk dibuka di Kedai Kebun Jogja, 25 Juli 2009.

Pukul 8.15 menit pintu masuk telah ditutup, pertanda sesi pertama pertunjukkan akan segera dimulai. Dedaunan yang sengaja dibawa oleh penonton sebagai tanda masuk disebar disekitar panggung. Sebelumnya MC Ican sempat membacakan harapan-harapan penonton yang tertulis pada dedaunan tersebut. Dan kabarnya dedaunan ini akan disimpan sebagai arsip Zoo untuk kepentingan visual album berikutnya.

Lampu temaram yang di-set sedemikian rupa menambah khusyuk prosesi musikal malam itu. Di bagian belakang panggung terdapat sebuah giant screen yang menampilkan film hitam putih tanpa narasi yang bertemakan peradaban manusia. Film ini merupakan hasil remix atas film Baraka. Seperti yang dituliskan di brosur yang dibagikan gratis seminggu sebelum pertunjukan ini dimulai, pertunjukan ini memang dirancang supaya penonton tak hanya menonton penampilan Zoo tapi juga menikmati pemutaran film. Seolah-olah musik Zoo bertindak sebagai scoring film tersebut. Tak berapa lama Rully sang ujung tombak serangan menghampiri keyboard yang terletak di sudut kiri panggung, ia melafalkan sebuah intro yang mirip sebuah mantra sambil sesekali memainkan keyboard-nya. Ada atmosfir tertentu kala dia mengucapkan baris demi baris yang terangkai. Bhakti sang bassist dan dan Obet sang drummer lalu muncul untuk menggauli peralatan masing-masing. Sejurus kemudian mereka sudah berjibaku satu sama lain...


 Selengkapnya..


DYSLEXIA ROCK PARTY
24 Agustus 2009
 Kategori: Resensi, Resensi Event

"If I could transport myself in time I would go back to 1969 and to Woodstock" [Caroline Hwang]. Show kali ini memang tak bersinggungan sama sekali dengan Woodstock, namun semangat zaman itu tampaknya kembali terbawa dalam showcase bertajuk The S.I.G.I.T - Hertz Dyslexia Launching Album Party di Liquid Café Jogja [19/07]. High Definition Rock n Roll, begitu saya menyebut show kali ini, dan sebotol bir dingin telah siap ditangan untuk menyertai retorika rock & roll malam itu...

Dingin terasa menusuk hingga tulang, padahal jam masih menunjuk angka tujuh. Di halaman depan tampak beberapa calon penonton tengah menunggu. Belum tampak adanya aktivitas dan hingar-bingar didalam venue, pertanda show masih jauh dari eksekusi. Saya menyempatkan untuk mengamati dari warung seberang jalan sembari menikmati segelas kopi. "Suka The S.I.G.I.T juga mas?" tanya salah seorang bakal penonton yang juga berada di warung. Yang setelah diusut ternyata berasal dari Jakarta dan sengaja datang bersama temannya. Kami belum sempat berkenalan namun ternyata dia mengaku fans berat The S.I.G.I.T yang terlewat show di Bandung Juni lalu. Saat itu band yang sempat tur keliling Aussie pada 2007 silam itu tengah melakukan wawancara dengan salah satu stasiun radio lokal.

Pukul 9 tepat, saya baru beranjak. The Frankrover sudah beraksi di atas panggung menggeber nomor-nomor rock agresif ala Giant Step, Roxx, hingga God Bless dalam intensitas maksimal. Atribut panggung mereka pun menunjukkan gejala-gejala rock era 80-an. "Karena acara ini didokumentasikan, saya ingin kalian menunjukkan apresiasi publik yang hangat dan supportive" teriak sang MC dalam bahasa banyolan jawa. Penonton pun berteriak setuju. Kemudian seseorang dengan black leather jacket lengkap dengan headband dan sunglasses muncul bersama gitarnya. Tak lain dan tak bukan Jenny telah siap memberi siraman rohani rock. Farid Stevyasta yang juga seorang seniman muda potensial tak henti-hentinya merokok. "Apakah kami sudah layak untuk mendampingi The S.I.G.I.T?" tanyanya. "Apakah kami sudah layak didengarkan oleh penonton sebanyak ini?" teriaknya lagi. Kemudian nomor Manifesto diforsir hingga titik didih maksimum. Aransemen mereka sangat tertata apik dan seimbang, dari "lembut" hingga "raw power" semuanya tertempa secara seksama. Penonton yang ternyata datang dari berbagai daerah meliputi Solo, Surabaya, dan daerah sekitar turut hanyut dalam prosesi ritual itu. Mereka ternyata fans berat Jenny, yang hafal semua lagu Jenny di luar kepala...


 Selengkapnya..



Halaman1 2 3 4 5 6 7 8 9   Selanjutnya 


Ke atas..


 Cari
  
(Min. 3 karakter)
 Shortcut
Pilih skin:

  • Semua | RSS
  • Berita | RSS
  • Artikel | RSS
  • Esai & Opini | RSS
  • Resensi | RSS
  • Resensi Musik | RSS
  • Resensi Video | RSS
  • Resensi Buku | RSS
  • Resensi Event | RSS
  • Band Berbahaya | RSS

 Official Partner



 
 
 Berita
25 Februari 2010
Grotesque [Aussie metal acts] bakal melakoni Plague of Pestilence Indonesian Tour di beberapa kota Jawa - Bali pada bulan Juni 2010 nanti.

25 Februari 2010
Band deathmetal asal Jakarta, SiksaKubur, baru saja menyelesaikan album kelimanya berjudul Tentara Merah Darah. Tema album ini konon terinspirasi dari film 300, kisah perlawanan tentara Sparta melawan bangsa Persia.

25 Februari 2010
Pickwolf, Son of Sundance, dan Take This Life bakal bareng dalam launching party rilisan terbaru mereka di Malang, 07 Maret 2010.

25 Februari 2010
Hellbeyond merilis album bertitel Strongest Stand Last di bawah label Rottrevore Records.

25 Februari 2010
Sham 69 [UK punks] bakal show dalam tajuk The Kids Are United Asia Tour 2010 di Bulungan Outdoor Jakarta [18/04] dengan band pembuka No Name [China].


  Selengkapnya..

 Band Berbahaya

  Selengkapnya..

 5 Artikel Terbaru

  Selengkapnya..

 5 Esai&Opini Terbaru

  Selengkapnya..

Ke atas..

Berita | Artikel | Band Berbahaya | Esai & Opini | Resensi Musik | Resensi Video | Resensi Buku | Resensi Event
Galeri Mp3 | Galeri Video | Galeri Gambar | Polling | Jaringan | Agenda | Kuis | Cari | Newsletter | Apokaliptika

2007 - 2008, www.apokalip.com diterbitkan oleh Apokalip Indonesia.
Untuk informasi, kontribusi & kerjasama silahkan hubungi ; info@apokalip.com.

Script&Layout: yodmustdie

Ditampikan dalam waktu 0.30683 detik.