KLUB [CERIA] APOKALIP

KLUB APOKALIP
www.klub.apokalip.com

Klub Apokalip merupakan media interaksi berbasis internet yang dikelola oleh Apokalip webzine. Ini forum untuk menjalin komunikasi yang lebih akrab di antara redaksi, kontributor, teman, sahabat, dan pengunjung setia Apokalip.com. Semacam channel bebas buat semua mahluk hidup yang punya passion terhadap aktifitas Apokalip dan dunia musik, kultur, gaya hidup, olahraga, sains, tehnologi, atau apapun juga. Bicara apa saja, bebas. Di sini akan penuh kejutan dan perbincangan. Gabung sekarang juga!
APOKALIP STRONG MERCHANDISE

APOKALIP STRONG MERCHANDISE
www.strongmerch.apokalip.com

Apokalip Strong Merch adalah lisensi resmi untuk setiap produk merchandise yang dirilis oleh Apokalip dan pihak rekanannya. Sebagian memang dijual dan beredar di pasaran, tetapi ada juga tidak beredar secara bebas. Di halaman ini akan ditampilkan setiap produk lengkap dengan deskripsi serta segala kisah di balik karya desain, proses produksi, dan nilai-nilai yang ada. Yah, merchandise Apokalip memang selalu unik, konseptual, dan eksklusif. Stay strong & wrong. Always dangerous & gorgeous!...
RELOADYOURSTEREO - Apokalip Online Music Share

RELOADYOURSTEREO
www.rys.apokalip.com

ReloadYourStereo merupakan sebuah projekt dari Apokalip.com untuk merilis album rekaman secara digital serta disebarkan secara cuma-cuma [free-download] melalui jaringan internet untuk kepentingan promosi dan dokumentasi karya musik. Slogan kami adalah Global Music Revelation, dengan kata kunci ; internet, digital, mp3, free download, creative-common license, full lyrics & artworks, file-sharing, usb flashdisk, nero express, and burn it down.
 

Apokalip Projekt    



Profil singkat tentang band-band yang sedang panas dan happening dari dalam serta luar negeri. Ini semacam 'Band To Watch' lah, yang tentunya musti segera anda antisipasi!...

THE MORNING AFTER
11 Agustus 2008
 Kategori: Band Berbahaya
 Ukuran Font: Kecil , Sedang , Besar

TEMAN DARI PAGI Bambang Iswanto [vokal/gitar], Pramudia Ananta [gitar], Onny Maretino Nugroho [drums], Akhmad Sya'ban Nasution [bass].

DENGAR DAN DIAM Sungguh kejutan yang menyenangkan jika ada band indie/rock lokal yang apik tanpa kita harus menyebutkan nama Radiohead atau Muse sebagai influence-nya. Lalu kita tidak perlu juga menyelipkan kata-kata seperti eksperimental, mengawang, galau, ataupun shoegaze pada mereka. Seperti band ini yang hanya menawarkan dosis sederhana ; selera adult alt-rock, penulisan lagu yang nyaman, instrumentalia yang tegas, dan kejayaan era sembilanpuluhan. Hasilnya, musik mereka bisa langsung kena, tepat sasaran dan membungkam!...

STORI SAMPAI PAGI The Morning After [TMA] terbentuk sejak tahun 2001 di kota Malang. Nama band ini diambil dari sebuah majalah terbitan Belanda. Awalnya Bambang dkk hanya dikenal sebagai band kecil yang doyan mengulik musik dan lagu di tempat tongkrongan mereka, yaitu studio musik Nero [Malang]. Di studio rekaman ini pula mereka bergaul dengan sejumlah band lokal seperti Screaming Factor, C4, Brigade 07, sampai Wai Rejected. Karir musik mereka dimulai dari bikin demo rekaman dan tampil di sejumlah panggung lokal. Awalnya sederhana saja, TMA hanya manggung di event kecil, street gigs atau pentas kampus dengan mengusung musik karya sendiri - yang kadang diselipi lagu kover dari The Smashing Pumpkins. Namun apa yang mereka suguhkan saat itu selalu mampu membius publik, bahkan bisa bikin penonton cadas pun ikut tertegun. TMA termasuk band lokal yang memiliki akar musik yang kuat dan cukup membumi. Nama mereka pun mulai dikenal dalam scene lokal, dan sering mengisi list guest-band di berbagai pentas lokal yang penting.
Titik balik karir TMA terjadi sejak mereka menjadi finalis LA Lights Indie Fest 2007 dan menempatkan lagu andalan Quatro sebagai singel hits dalam kompilasi tersebut. Tidak lama, rekaman demo mereka akhirnya direspon baik oleh Lil'Fish Records, label yang juga sempat merilis album terakhir dari pionir indie-pop tanah air, Pure Saturday. Perusahaan rekaman milik Agus Sasongko inilah yang menawari kontrak album untuk The Morning After. Pada bulan Juli 2008, debut album yang bertajuk Another Day Like Today itu dirilis dan mendapat apresiasi serta review yang cukup positif dari berbagai kalangan dan media. Imbasnya, nama TMA mulai disorot secara nasional dan undangan manggung di berbagai tempat akhirnya terwujud. Perjalanan band ini dalam menembus industri musik nasional terbilang cukup menarik. Bahkan agak ajaib. Mengingat mereka sendiri muncul dari kota yang boleh dikatakan tidak memiliki akar scene indie-rock yang mapan. Bambang dkk justru lahir dari tengah arus lokal yang hampir selalu berirama cadas [punk/hc/metal] di kotanya. Akhirnya scene Malang mampu menempatkan delegasi terbaiknya pada genre dan industri musik yang kompetitif di tanah air. Mungkinkah The Morning After adalah pilihan yang tepat setelah era Pure Saturday?! Ataukah band ini akan bersanding padu dengan Efek Rumah Kaca di masa kini?! Well, untuk saat ini, dengan threatment yang baik, rasanya semua hal itu sangat mungkin terjadi!...

KANTONG APRESIASI "The Morning After membuktikan musik lokal yang berkualitas tidak selalu harus dihadirkan lewat nada-nada eksperimental yang memusingkan dan sulit dimengerti banyak orang." [Prita Prawiroharjo, MD Hard Rock FM Jakarta]

CURRENT RELEASE Another Day Like Today [Lil'Fish Records, 2008]

WEBLINK www.myspace.com/themorningafterband

FOR FANS OF The Smashing Pumpkins, Foo Fighter, Jimmy Eat World, Pure Saturday.




Bookmark:

Bookmark this on google Bookmark this on del.icio.us Submit this to digg Bookmark this at yahoo Bookmark this at reddit Bookmark this at furl

  Lainnya...



 Teks..   pdf..   Lo-ver..   Beritahu Teman..   Cetak..   Kembali..





Ke atas..


 Cari
  
(Min. 3 karakter)
 Shortcut
Pilih skin:

  • Semua | RSS
  • Berita | RSS
  • Artikel | RSS
  • Esai & Opini | RSS
  • Resensi | RSS
  • Resensi Musik | RSS
  • Resensi Video | RSS
  • Resensi Buku | RSS
  • Resensi Event | RSS
  • Band Berbahaya | RSS

 Official Partner



 
 
 Berita
25 Februari 2010
Grotesque [Aussie metal acts] bakal melakoni Plague of Pestilence Indonesian Tour di beberapa kota Jawa - Bali pada bulan Juni 2010 nanti.

25 Februari 2010
Band deathmetal asal Jakarta, SiksaKubur, baru saja menyelesaikan album kelimanya berjudul Tentara Merah Darah. Tema album ini konon terinspirasi dari film 300, kisah perlawanan tentara Sparta melawan bangsa Persia.

25 Februari 2010
Pickwolf, Son of Sundance, dan Take This Life bakal bareng dalam launching party rilisan terbaru mereka di Malang, 07 Maret 2010.

25 Februari 2010
Hellbeyond merilis album bertitel Strongest Stand Last di bawah label Rottrevore Records.

25 Februari 2010
Sham 69 [UK punks] bakal show dalam tajuk The Kids Are United Asia Tour 2010 di Bulungan Outdoor Jakarta [18/04] dengan band pembuka No Name [China].


  Selengkapnya..

 Band Berbahaya

  Selengkapnya..

 5 Artikel Terbaru

  Selengkapnya..

 5 Esai&Opini Terbaru

  Selengkapnya..

Ke atas..

Berita | Artikel | Band Berbahaya | Esai & Opini | Resensi Musik | Resensi Video | Resensi Buku | Resensi Event
Galeri Mp3 | Galeri Video | Galeri Gambar | Polling | Jaringan | Agenda | Kuis | Cari | Newsletter | Apokaliptika

2007 - 2008, www.apokalip.com diterbitkan oleh Apokalip Indonesia.
Untuk informasi, kontribusi & kerjasama silahkan hubungi ; info@apokalip.com.

Script&Layout: yodmustdie

Ditampikan dalam waktu 0.2934 detik.